- Ikut perkembangan anak-anak secara dekat dan perlu tahu karektor anak dari yang sulung hingga yang bongsu. Kenali diri anak secara psikologi sedari awal supaya anak-anak mudah dikendalikan pada kemudian hari.
- Ibu bertindak sebagai kaunselor yang berkesan pada anak-anak melalui pemantauan karenah dan tabiat anak-anak. Bantu anak-anak dari segi motivasi dan material. Persiapan diri sebagai mentor yang baik mengikut tempat dan situasi. Tetapi jangan terlalu kerap bertanya masalah. Biarkan anak-anak menceritakan masalah mereka secara rela hati.
- Ikut minat anak-anak dari yang sekecil perkara hinggalah yang sebesarnya terutamanya dalam soal memilih fesyen.
- Pantau pilihan rakan anak. Selalu doakan kawan anak-anak kerana mereka akan mencorakkan diri anak-anak.
- Ambil tahu aktiviti sosial dan ketrampilan diri anak-anak.
- Pantau selalu pengisian masa senggang anak-anak.
- Ibu perlu menjadi pendengar yang baik bagi setiap masalah anak-anak apabila diberitahu.
Indah ciptaan Allah... German_2015 TERLENA Waktu berlalu begitu pantas menipu kita yang terlena Belum sempat berzikir di waktu pagi, hari sudah menjelang siang, Belum sempat bersedekah pagi, matahari sudah meninggi. . Niat pukul 9.00 pagi hendak solat Dhuha, tiba-tiba azan Zuhur sudah terdengar.. Teringin setiap pagi membaca 1 juzuk Al-Quran, menambah hafalan satu hari satu ayat, itu pun tidak dilakukan. . Rancangan untuk tidak akan melewatkan malam kecuali dengan tahajjud dan witir, walau pun hanya 3 rakaat, semua tinggal angan-angan. . Beginikah berterusannya nasib hidup menghabiskan umur? Berseronok dengan usia? . Lalu tiba-tiba menjelmalah usia di angka 30, sebentar kemudian 40, tidak lama terasa menjadi 50 dan kemudian orang mula memanggil kita dengan panggilan "Tok Wan, Atok...Nek" menandakan kita sudah tua. . Lalu sambil menunggu Sakaratul Maut tiba, diperlihatkan catatan amal yang kita pernah bu...










Comments
Post a Comment